Sejarah Gereja Stasi Candikusuma

Gereja Katolik Stasi Candi Kusuma adalah merupakan rangkaian situs Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Palasari pada khususnya, maupun Gereja Katolik Keuskupan Denpasar pada Umumnya. Gereja Katolik ini telah dimulai sejak 15 September 1940 oleh Pastor Simon Buis, SVD (alm) bersama 18 KK berangkat dari Tuka dan Beringkit, serta 6 KK dari Gumbrih yang beberapa malam tinggal dan menginap, sebelum menuju Palasari. Tempat ini dikenang sebagai tonggak Sejarah Berdirinya Paroki Hati Kudus Yesus Palasari, dan ditempat ini dibuat sebuah Sumur Yakub yang telah memberi kehidupan saat itu. Bangunan Gereja ini dibangun diatas sebidang tanah seluas 1.900 M2 (49,10 mt x 38.77 Mt) dengan Sertifikat Tanah No. 3613376, Sebagai Hak milik Dewan Gereja Katolik Paroki Palasari. Dengan Gambar Situasi No. Agr/N/IV.3/409/1977. Gereja Katolik ini terletak di Banjar Candikusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.

Bangunan Gereja perdana ini telah mengalami beberapa kali perbaikan dan renovasi, mulai dari Pastor Bernardus Blanken, SVD (alm), Pastor Heribert Ballhorn, SVD, maupun oleh Bruder Ignatius AM de Vrieze, SVD (alm) dan renovasi terakhir Tahun 1974 hingga pada tahun 2002 mengalami rusak berat. Pada Perayaan Hari Ulang Tahun Paroki Hati Kudus Yesus Palasari ke-62, tepatnya 15 September 2002, oleh Romo Lourensius Maryono, Pr, bersama Panitia Perayaan memilih Gereja Katolik Stasi Candikusuma menjadi awal Perjalanan Napak Tilas ke Palasari yang secara resmi dibuka oleh Bapak Bupati Prof. Dr. drg. Gede Winasa, yang dihadiri pula oleh Bapak Camat Melaya, Perbekel Desa Candikusuma dan Perbekel Desa Ekasari, Pastor Deken, Para Pastor, Umat Stasi dan seluruh Umat Paroki Palasari. Berkenaan dengan kondisi bangunan Gereja yang konstruksinya sudah sangat memprihatinkan, maka Bapak Bupati dalam sambutannya menghimbau agar gereja ini segera di renovasi dan dari Pemkab akan dibantu Rp. 10.000.000,– (sepuluh juta rupiah). Sejak itu Panitua Pembangunan mulai merencanakan pembangunan gereja Katolik ini dengan mengubah struktur sesuai dengan gereja sekarang tetapi dengan ukuran yang tidak dirubah.

Pembangunan Gereja ini dimulai Hari Senin Tanggal 27 Oktober 2003 oleh Panitia Pembangunan dibawah pengawasan KTIK Marga Ginawe Palasari dengan Konsultan dan Perencana CV Trimaya Denpasar. Pembangunan gereja ini menelan biaya Rp. 104.103.450,– yang didapat dari sumbangan umat Palasari dan sebagian dari Pemkab serta Para Donatur. Pada Hari Ulang Tahun Paroki Hati Kudus Yesus Palasari ke-64 tepatnya tanggal 15 September 2004, gereja ini di Tahbiskan Oleh Yang Mulia Mgr. Dr. Benyamin Bria, Pr (alm) Uskup Denpasar, dengan memilih nama Pelindung Gereja Katolik “SANTA MARIA PIETA” Stasi Candikusuma. Mengingat bertambah banyaknya kebutuhan tempat sebagai sarana peribatan serta untuk menambah indah dan kenyamanannnya, maka sejak Tahun 2010 dimulailah Pembangunan Ruang Serba guna (Aula terbuka) yang dibangun disamping Gereja.

One thought on “Sejarah Gereja Stasi Candikusuma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *