PAROKI HATI KUDUS YESUS PALASARI MENJAGA DAN MERAWAT BENIH YANG TELAH DIBERIKAN ALLAH

Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Palasari merayakan hari ulang tahun ke-77, sebuah rentan waktu yang menunjukkan bukti betapa besar kasih Allah kepada umat-Nya. Keberadaan Gereja ini menjadi sebuah ikon yang tidak terlepas dari destinasi wisata rohani Bali, Gereja ini merupakan Gereja dengan bentuk bangunan klasik dengan percampuran budaya Bali yang kental sesuai dengan situasi umat yang ada. Gereja yang dipelopri 18 umat bersama P. Simon Bois, SVD telah berdiri sejak tahun 1955 dan ditahbiskan pada tahun 1958 oleh Mgr. Alberts, OCarm. di mana sebelumnya dibangun Kapela di Palasari Lama. Gereja yang berdiri ini menjadi saksi sejarah bagaimana umat berkembang baik secara iman maupun secara fisik secara khusus di Palasari. 62 tahun telah berdiri, Gereja ini diharapkan agar dapat menjadi tempat yang berdaya guna bagi semua orang.
Beberapa tahun belakangan ini gedung Gereja sering mengalami kebocoran bila hujan turun, hal ini dikarenakan genteng yang sudah termakan usia sehingga ada yang retak dan pecah. Kebocoran ini menjadi sebuah masalah yang harus ditangani pasalnya bila terus menerus akan merusak bagian gereja lainnya. Dalam memperingati HUT Paroki yang ke 77, dibentuklah panitia renovasi atap gereja guna merenovasi atap tersebut. Panitia mau berupaya agar umat dapat dengan hitmat mengikuti perayaan keselamatan Allah secara khusus saat Natal dan Tahun Baru. Panitia dengan sigap dan aktif berusaha merancang kegitan serta mengumpulkan dana. Dengan semangat agar semua orang yang datang dapat merasakan kasih Allah di sini, panitia mulai menggalang dana higgga sekarang. Dana yang terkumpul sekarang merupakan sumbangan dari umat Palasari dan umat di luar paroki yang tergerak hatinya. Selain mengumpulkan uang umat Palasari bergotong royong untuk memperbaikinya. Umat yakin bahwa semua yang mereka kerjakan tidak akan sia-sia, walaupun masih dalam proses penggalian dana mereka yakin bahwa semuanya akan indah pada waktunya karena semua demi menjaga benih-benih yang telah ditaburkan oleh Allah sendiri lewat para pendahulu. (admin/fr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *